BAHAYA MAKANAN MANIS BAGI ANAK

0 Comment

Hampir semua anak usia balita sangat menyukai makanan manis. Makanan yang umumnya mereka sukai adalah permen, coklat, jelly, es krim, kue tart dan aneka makanan kecil lain yang memiliki rasa manis. Bunda tentu pernah mengalami kesulitan untuk menghentikan si kecil yang terus menerus mengkonsumsi aneka makanan manis, bahkan terkadang mereka melupakan dan tidak mau makan makanan utama yang telah Bunda siapkan. Wah, ini tentu memusingkan ya Bunda?

Tidak hanya orang dewasa yang harus mewaspadai jumlah asupan gula. Anak-anak pun demikian. Karena konsumsi gula yang berlebih mengakibatkan banyak hal negatif :

  1. Menyebabkan kerusakan gigi

Gula yang sering ditemukan dalam permen beberapa makanan manis lainnya dapat menyebabkan kerusakan pada gigi anak. Bakteri inilah yang kemudian merusak gigi dan efeknya akan bertahan hingga dewasa.

  1. Pemenuhan gizi yang buruk

Meskipun makanan manis menyediakan energi yang memungkinkan anak untuk lebih aktif, tetapi sebenarnya gula memiliki nilai gizi yang sangat rendah.

  1. Meningkatkan risiko diabetes

Ketika anak-anak lebih banyak terpapar gula, kadar insulin dalam tubuh akan meningkat. Hal ini dapat membahayakan pankreas dan meningkatkan risiko diabetes pada usia yang masih terlalu dini, yaitu remaja

  1. Penyebab obesitas

Gula yang tidak terpakai dalam tubuh dapat menyebabkan timbunan lemak. Kegemukan akibat timbunan lemak ini sejak kecil akan sulit diatasi ketika telah dewasa dengan cara diet biasa.

  1. Meningkatkan tekanan darah

Terlalu banyak gula juga dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.

  1. Meningkatkan risiko penyakit jantung

Makanan manis dapat mempengaruhi kadar kolesterol seseorang. Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang mengonsumsi sejumlah besar gula dalam dietnya ditemukan memiliki kadar kolesterol yang lebih tinggi, penyebab penyakit jantung.

  1. Mendorong pertumbuhan sel kanker

Makanan bergula dapat meningkatkan kadar insulin dalam tubuh yang pada gilirannya, mendorong pertumbuhan sel kanker.

Lalu bagaimana supaya si kecil tidak mengkonsumsi gula berlebihan? Bunda bisa mengalihkannya dengan menyediakan makanan manis lainnya yang aman untuk si kecil. Misal sebagai berikut :

  • Buah

Ganti sarapan si kecil dengan sarapan yang lebih sehat yakni buah-buahan. Buah memiliki vitamin dan nutrisi yang baik bagi pencernaan dan organ tubuh lain pada anak. Buah juga bisa dicampurkan pada sereal berupa gandum parut ataupun bubur biskuit gandum.

  • Minuman bebas gula

Pastikan buah hati minum air putih yang cukup setiap harinya. Jika ia menginginkan minuman yang manis, Bunda bisa menyediakan jus buah tanpa gula atau minuman lain dengan pemanis madu.

  • Yogurt

Es krim dan jelly adalah makanan favorit anak-anak. Bunda bisa membuatkan dua jenis makanan ini sendiri di rumah dengan membatasi penggunaan gula.  Untuk mendapatkan es krim dan jelly yang enak serta disukai anak, gunakan yogurt sebagai bahan utamanya. Atau untuk kue, Bunda bisa gunakan pemanis gula aren (gula merah) yang relatif lebih aman dibanding dengan gula putih.

Pemenuhan gizi seimbang pada anak adalah hal yang sangat penting. Dengan asupan protein yang cukup, maka si kecil akan memiliki daya tahan tubuh yang baik sehingga tidak mudah jatuh sakit. Nah Bunda, karena dampak negatifnya cukup banyak, mulai sekarang batasi asupan gula si kecil dan menggantinya dengan makanan lain yang lebih aman, bergizi dan menyehatkan ya..