CARA AGAR ANAK MENGENAL PENTINGNYA ASUPAN GIZI

Berapa usia buah hati Bunda saat ini? Jika Bunda memiliki putra/putri yang saat ini usianya 6-12 tahun, pada umumnya sering dipusingkan dengan kebiasaan mereka yang suka jajan sembarangan. Berbeda dengan anak usia balita yang masih dalam pantauan orang tua setiap saat. Kebiasaan jajan sembarangan tentu memiliki banyak sisi negatif. Memang sulit setiap saat dapat mengawasi si kecil ketika membelanjakan uang sakunya, karena tidak setiap saat Bunda berada di sampingnya. Berikut adalah beberapa fakta tentang jajan sembarangan :

  1. Tidak Bersih atau Tidak Higienis

Penjual makanan yang berada di sembarang tempat atau di pinggir- pinggir jalan, baik pada pedagang mangkal maupun pada pedagang yang keliling sering mengabaikan masalah keberisihan dan higienitas.

  1. Keracunan Makanan

Untuk menekan harga supaya murah, bisa jadi bahan makanan yang digunakan adalah yang berkualitas rendah. Yang sudah habis masanya atau kadarluarsa sehingga jika dikonsumsi bisa menyebabkan keracunan makanan.

  1. Karsinogenik

Salah satu trik dari pedagang jajanan untuk menarik perhatian pembeli, terlebih anak SD adalah dengan membuat bentuk dan warna jajanan semenarik mungkin. Seringkali zat kimia yang digunakan dalam jajanan sembarangan adalah pewarna buatan, pemanis buatan, pengawet buatan, dan lain sebagainya. Jika dikonsumsi terus menerus, bukan tidak mungkin akan menciptakan sel-sel kanker di dalam tubuh atau karsinogenik.

  1. Gangguan Pencernaan

Makanan atau minuman yang dibuat dengan menggunakan bahan- bahan yang kualitasnya dibawah standar asli bahannya, jika masuk ke dalam tubuh bisa mengakibatkan anak akan mengalami gangguan pencernaan misalnya saja adalah peradangan usus dan infeksi.

  1. Terinfeksi Cacing dan Bakteri

Semua orang tahu bahwa cacing adalah hewan yang dapat hidup di sembarang tempat dan datangnya pun juga bisa dari sembarang tempat. Hal ini menjadi salah satu penyebab mengapa jajanan di sembarang tempat digadang-gadang menjadi penyebab diare, dan penyakit lain sebagainya.

  1. Tidak Mencukupi Kebutuhan Gizi

Yang tidak kalah penting dari semua hal diatas adalah masalah kecukupan gizi. Terbiasa membeli makanan sembarangan, seringkali membuat anak-anak enggan untuk makan masakan rumah. Padahal makanan yang mereka beli di luar rumah belum tentu memenuhi kecukupan gizi yang dibutuhkan oleh tubuhnya.

Lalu bagaimana cara Bunda supaya anak-anak dapat memahami pentingnya kecukupan gizi bagi tubuh mereka? Berikut beberapa tips yang dapat dicoba :

  • Membatasi jajanan anak

Jika anak merengek meminta jajan, Bunda tak perlu memarahinya. Ingatkan saja bahwa makanan di luar sana kurang terjaga kebersihannya, sehingga bisa menyebabkan sakit perut atau gejala sakit lainnya.

  • Membatasi uang saku

Batasi uang saku yang Bunda berikan setiap hari. Cobalah bersikap tegas menolak jika anak minta uang jajan tambahan apa pun alasannya. Anak harus tahu bahwa dia tidak bisa menghamburkan uang jajan sesuka hati dan harus menghindari perilaku boros.

  • Membuat masakan sendiri

Memang kelihatannya jauh lebih praktis jika membeli makanan di luar. Namun tidak ada salahnya memasak sendiri untuk dibawa anak ke sekolah. Beri penjelasan pada anak, bahwa masakan buat Bunda akan membuat ia menjadi sehat, tidak mudah sakit dan tumbuh kuat. Apalagi jika Bunda membuat dengan tampilan yang menarik, maka anak pasti akan lebih senang memakannya.

  • Memastikan anak makan kenyang di rumah sebelum bermain di luar

Biasakan anak untuk makan terlebih dahulu di rumah sebelum beraktivitas. Anak akan lebih tahan godaan untuk membeli makanan di luar jika perutnya sudah kenyang.

  • Membuat daftar jajanan yang boleh dibeli anak dan mengatur jadualnya

Jajanan yang dibeli anak pastinya harus sehat, bersih, dan bergizi. Bunda bisa mengatur jadual membeli makanan di luar seminggu sekali atau sebulan sekali, agar anak tidak terlalu kecewa karena dia dilarang mengkonsumsi makanan luar sama sekali.

Pastikan Bunda untuk selalu menyiapkan makanan sehat yang memenuhi kecukupan gizi keluarga dan selamat mencoba tips di atas.

Sumber :

Post a Comment